Monday, 19 October 2026
Peristiwa

PPP DKI Jakarta Memperkuat Konsolidasi untuk Kembali ke DPR pada 2029

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta mengintensifkan konsolidasi internal setelah tidak berhasil mendapatkan kursi DPR RI pada Pemilu 2024. Kegiatan ini diharapkan dapat mempersiapkan kader...

D
Doni Setiawan
19 October 2026 5 pembaca
Foto: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakart
Foto: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakart

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta melakukan penguatan konsolidasi internal setelah hasil Pemilu 2024 tidak memenuhi harapan, yakni gagal meraih kursi di DPR RI. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) yang pertama, yang berlangsung di Megamendung, Bogor, pada 17 hingga 18 Oktober 2026. Dalam acara tersebut, sebanyak 150 kader dari berbagai tingkatan organisasi partai turut berpartisipasi.

Peserta LKKD ini terdiri dari pengurus harian Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), ketua dan sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC), serta ketua dan sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari seluruh DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu. Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Syaiful Rahmat Dasuki, mengungkapkan bahwa hasil Pemilu 2024 harus dijadikan bahan evaluasi dan momentum untuk membangun kembali kekuatan partai. Ia menyatakan, “Cukup jadi catatan kita, 2024 PPP tertampar dari kursi Senayan.”

Menjadi Solusi bagi Masyarakat

Syaiful juga mengingatkan agar para kader tidak berlarut-larut dalam kekecewaan. Ia menekankan pentingnya menjadikan pengalaman tersebut sebagai pendorong untuk memperbaiki organisasi dan memperkuat dukungan dari masyarakat. “Kita yang menjadi saksi sejarah jatuhnya, maka kita pula yang harus menjadi saksi sejarah kembalinya PPP ke Senayan. Kita rebut kembali kursi-kursi DPRD kita. Bisa, sangat bisa,” tuturnya.

Menurut Syaiful, penguatan struktur organisasi dari tingkat wilayah hingga ranting merupakan kunci untuk memulihkan kekuatan PPP di Jakarta. Ia menilai bahwa para kader perlu lebih aktif dalam menjangkau masyarakat serta memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

Tujuan LKKD dan Materi yang Diberikan

Sekretaris DPW PPP DKI Jakarta, Muhammad Hatta, menjelaskan bahwa LKKD dirancang untuk membentuk kader yang tidak hanya mampu menduduki posisi kepengurusan, tetapi juga dapat memimpin dan menggerakkan organisasi di lapangan. “Tujuannya jelas: bagaimana mereka mengelola dan membesarkan partai. Target kita, 2029 PPP menang di Jakarta,” ungkap Hatta.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi mengenai penyelesaian sengketa pemilu dan tata kelola hukum partai yang disampaikan oleh Ketua Tim Penyelesaian Sengketa Internal DPP PPP, Erfandi. Selain itu, kader juga mengikuti pembekalan mengenai ideologi dan nilai kepemimpinan partai yang disampaikan oleh KH Firdaus Turmuzi. Selain materi, panitia juga mengadakan simulasi kelompok dan kegiatan luar ruang untuk memperkuat kekompakan serta soliditas kader.

Hatta menambahkan bahwa konsolidasi ini akan berlanjut dengan penugasan kepada seluruh DPC dan PAC untuk menggerakkan organisasi di wilayah masing-masing. “Kader harus pulang dengan dada tegap membawa ideologi partai. Hadir di tengah warga dan jadi solusi nyata persoalan Jakarta,” katanya. Melalui LKKD perdana ini, DPW PPP DKI Jakarta menargetkan penguatan struktur dan peningkatan aktivitas kader di tingkat masyarakat sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.

// Artikel Terkait