Pada tanggal 5, bertepatan dengan perayaan 'Hari Bulu Tangkis Internasional', An Se Young membagikan foto dirinya saat kecil yang sedang belajar bulu tangkis di akun Instagram-nya. Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah menetapkan 5 Juli sebagai 'Hari Bulu Tangkis Dunia' sejak tahun 2022 untuk memperingati hari berdirinya organisasi tersebut pada 5 Juli 1934 dengan sembilan negara anggota.
An Se Young mengungkapkan rasa syukurnya terhadap olahraga ini, mengatakan, "Bulu tangkis adalah olahraga yang sangat saya syukuri. Berkat olahraga ini, saya dapat menunjukkan kemampuan saya di panggung dunia dan mendapatkan kesempatan berharga untuk melangkah maju menuju impian saya. Saya sangat berterima kasih untuk setiap momennya." Ia juga menambahkan, "Dan hari ini adalah 'Hari Bulu Tangkis Sedunia'!" serta mengajak penggemarnya, "Saya harap kalian semua menikmati olahraga yang paling saya cintai ini. Bagaimana kalau kita ambil raket dan bermain sedikit hari ini?"
Selanjutnya, ia mendorong para penggemar untuk kembali mencoba bulu tangkis, menyatakan, "Saya mampu mewujudkan impian saya melalui bulu tangkis," dan "Bukankah olahraga ini juga bisa menawarkan sesuatu kepada kalian semua? Olahraga ini mungkin akan memberikan kalian peluang baru yang tak terduga dan koneksi yang berharga."
Awal Karir yang Cemerlang
An Se Young memulai karir bulu tangkisnya pada tahun 2009 saat ia masih di kelas satu sekolah dasar dan dengan cepat menunjukkan bakatnya dengan meraih kemenangan di berbagai turnamen internasional. Ia bergabung dengan tim nasional pada usia 16 tahun dan terus mengukir prestasi hingga menjadi salah satu legenda bulu tangkis, tidak hanya di Korea tetapi juga di seluruh dunia, pada usia 24 tahun.
Pencapaian Terbesar
Ia meraih gelar 'Juara Dunia' pertamanya di Kejuaraan Dunia 2023 yang berlangsung di Kopenhagen, Denmark, dan juga berhasil memenangkan nomor tunggal putri di Asian Games Hangzhou pada tahun yang sama. An Se Young menunjukkan performa yang luar biasa di Olimpiade Musim Panas Paris 2024 yang akan datang dan berambisi untuk meraih medali emas. Musim lalu, ia mencetak sejarah dengan menjadi pemain tunggal putri pertama yang berhasil memenangkan 11 gelar dalam satu musim.