Monday, 17 August 2026
Peristiwa

Pemerintah Segera Kirim Bantuan Logistik dan Personel Pasca Gempa di NTT

Pemerintah mengambil langkah cepat untuk menangani dampak gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur dengan mengirimkan bantuan logistik dan personel TNI/Polri.

D
Doni Setiawan
16 August 2026 6 pembaca
Foto: ANTARA FOTO/Gecio Viana
Foto: ANTARA FOTO/Gecio Viana

Pemerintah bertindak cepat untuk menangani dampak gempa bumi yang terjadi di beberapa daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari kejadian. Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 05.58 WITA.

Di hari yang sama, bantuan logistik dan personel gabungan segera dikerahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak serta mendukung proses evakuasi dan pemulihan. Hingga malam hari pada 15 Agustus 2026, pemerintah telah mengirimkan total 27 ton logistik ke berbagai wilayah yang terkena dampak di NTT. Pengiriman dilakukan secara bertahap menggunakan beberapa kloter penerbangan Hercules pada hari yang sama.

Pengiriman Bantuan Logistik

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa pengiriman logistik akan terus dilakukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat segera menerima bantuan. “Ini adalah kloter terakhir penerbangan hari Sabtu. Dari total 27 ton logistik sudah terkirim ke NTT dengan berbagai kloter penerbangan Hercules di hari itu juga,” ujarnya, seperti yang dikutip dari akun resmi Setkab @sekretariat.kabinet pada 16 Agustus 2026.

Penempatan Personel TNI dan Polri

Selain bantuan logistik, pemerintah juga mengerahkan lebih dari 3.500 personel TNI dan Polri untuk mendukung penanganan di lapangan. “Selain itu, langsung di hari kejadian, TNI-Polri telah mengerahkan lebih dari 3.500 personel ke berbagai daerah pada hari Sabtu, disebar ke Manggarai, Maumere, Flores, dan daerah terdampak lainnya di NTT,” kata Teddy.

Tindakan cepat ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menangani situasi pascagempa. Presiden telah memerintahkan sejumlah kementerian dan lembaga untuk segera bergerak ke NTT pada hari kejadian guna memastikan penanganan di lapangan berlangsung cepat dan tepat sasaran. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri Sosial, bersama dengan unsur PLN, Pertamina, dan Telkom, dikerahkan untuk membantu.

Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan dan evakuasi hingga pemulihan layanan dasar yang terdampak. Pemerintah memastikan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar masyarakat di wilayah terdampak dapat memperoleh bantuan dengan cepat dan sesuai kebutuhan.

Pemerintah juga terus memantau kondisi di berbagai daerah terdampak di NTT. Dengan dukungan personel, logistik, serta koordinasi antarlembaga, diharapkan penanganan pascagempa dapat berlangsung dengan baik dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.

// Artikel Terkait