Sunday, 23 August 2026
Olahraga

Peluang Pertemuan An Se Young dan Akane Yamaguchi di Final Kejuaraan Dunia 2026

An Se Young dan Akane Yamaguchi berhasil meraih kemenangan di semifinal kejuaraan dunia bulu tangkis yang berlangsung di New Delhi, India, pada hari Jumat.

A
Arya Satya Sasmita
22 August 2026 11 pembaca
An Se Young-Akane Yamaguchi/[Foto: AFP]
An Se Young-Akane Yamaguchi/[Foto: AFP]

Pemain bulu tangkis nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young, serta juara bertahan Akane Yamaguchi, menunjukkan performa luar biasa dengan meraih kemenangan di semifinal kejuaraan dunia yang diadakan pada hari Jumat di Stadion Indoor Indira Gandhi, New Delhi. An Se Young, yang juga merupakan juara Olimpiade, berhasil mengalahkan Han Yue dari Tiongkok, yang menduduki peringkat kelima dunia, dengan skor 21-19, 21-12. Kemenangan ini menjadi langkah penting bagi An Se Young dalam upayanya merebut gelar juara dunia untuk kedua kalinya.

Di semifinal, An Se Young akan berhadapan dengan Wang Zhiyi, pemain peringkat tiga dunia asal Tiongkok, yang berhasil mengalahkan Line Christophersen dari Denmark dengan skor 21-10, 21-7 di babak perempat final. Dalam kejuaraan ini, tidak ada pertandingan perebutan tempat ketiga, sehingga kedua tim yang kalah di semifinal akan mendapatkan medali perunggu.

Akane Yamaguchi Melanjutkan Dominasi

Akane Yamaguchi, bintang bulu tangkis Jepang yang telah meraih gelar juara dunia sebanyak tiga kali, melanjutkan performa impresifnya dengan mengalahkan Michelle Li dari Kanada dalam waktu 28 menit dengan skor 21-17, 21-10. Yamaguchi, yang memenangkan gelar di Paris tahun lalu, akan bertemu dengan Pornpawee Chochuwong, yang melaju ke semifinal setelah Nozomi Okuhara dari Jepang terpaksa mundur akibat cedera lutut.

Persaingan di Tunggal Putra

Di nomor tunggal putra, Victor Lai dari Kanada, yang merupakan unggulan ketujuh, menghadapi perlawanan ketat dari Rasmus Gemke dari Denmark sebelum akhirnya menang dengan skor 21-19, 21-18 setelah bertanding selama 54 menit. Sementara itu, petenis peringkat dua dunia, Kunlavut Vitidsarn, harus mengakui keunggulan Alex Lanier dari Prancis dengan skor 21-19, 16-21, 16-21. Lanier, yang berada di peringkat kesepuluh, menunjukkan permainan yang mengesankan dengan smash dan pengembalian bola yang efektif, berhasil bangkit setelah kalah di game pertama untuk mencapai semifinal pertamanya di ajang bergengsi ini.

Pemain unggulan ke-10 Jepang, Kodai Naraoka, menciptakan kejutan dengan mengalahkan Anders Antonsen, petenis peringkat empat dunia asal Denmark, dengan skor 21-19, 21-15 untuk melaju ke semifinal. Chou Tien-chen dari Taiwan juga berhasil meraih medali kedua di kejuaraan ini setelah mengalahkan Alwi Farhan dari Indonesia dengan skor 21-15, 21-15 di perempat final. Chou, yang merupakan pemain peringkat enam dunia, sebelumnya telah meraih medali perunggu pada tahun 2022 dan kini berusia 36 tahun, menjadikannya sebagai pemain tertua kedua yang meraih medali di kejuaraan dunia. Chou akan berhadapan dengan Naraoka di semifinal, sementara Lai dan Lanier akan saling bertemu di laga semifinal lainnya.

// Artikel Terkait