Dua minggu mungkin terasa singkat untuk mempersiapkan turnamen besar, namun Pearly Tan dan M Thinaah percaya bahwa mereka telah memanfaatkan setiap harinya dengan maksimal untuk menghadapi Kejuaraan Dunia BWF yang berlangsung di New Delhi. Pasangan ganda putri ini hanya memiliki waktu dua minggu untuk bersiap setelah kembali dari Taiwan Open pada 2 Agustus, di mana mereka berhasil meraih posisi sebagai runner-up.
Bagi Pearly, periode dua minggu ini sangat krusial karena ia berusaha untuk kembali ke performa terbaik setelah mengalami cedera dalam beberapa bulan terakhir. "Kami telah mempersiapkan diri sebaik mungkin karena kami hanya punya waktu dua minggu setelah Taiwan Open. Saya sangat puas dengan apa yang berhasil kami lakukan selama dua minggu ini. Kami berlatih dengan cukup baik dan komunikasi kami juga sangat bagus. Sekarang, kami hanya ingin memberikan yang terbaik di turnamen ini," ungkap Pearly.
Pertandingan Melawan Turki
Pearly dan Thinaah dijadwalkan untuk menghadapi pasangan dari Turki, Bengisu Ercetin dan Nazlican Inci, di babak kedua hari ini, dengan harapan untuk meraih tempat di babak 16 besar. Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Thinaah untuk membalas kekalahannya dari pasangan peringkat 22 dunia tersebut di Final Piala Uber yang berlangsung empat bulan lalu. Pada saat itu, Pearly terpaksa mundur di menit terakhir karena cedera punggung, yang membuat Thinaah harus berpasangan dengan Ong Xin Yee, namun mereka kalah dari pasangan Turki tersebut.
Dengan kembalinya Pearly sebagai pasangan, Thinaah menyatakan bahwa mereka telah bekerja sama dengan pelatih Rosman Razak untuk menyusun beberapa strategi menghadapi berbagai lawan di New Delhi. "Saya rasa kami telah menyusun beberapa strategi untuk kami berdua dan kami akan menerapkannya melawan setiap lawan," kata Thinaah.
Harapan untuk Mencetak Sejarah Lagi
Pasangan Malaysia ini berharap untuk kembali melaju jauh di turnamen ini setelah mencetak sejarah di Kejuaraan Dunia sebelumnya di Paris, di mana mereka menjadi pasangan ganda putri pertama dari negara tersebut yang berhasil mencapai final. Mereka akhirnya meraih medali perak setelah kalah dari Liu Shengshu dan Tan Ning dari Tiongkok. Selain Pearly dan Thinaah, pasangan Xin Yee dan Carmen Ting juga melaju ke babak kedua dan akan menghadapi unggulan kedua, Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto dari Jepang.