Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) telah mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan dua atlet ganda putra, Rahmad Hidayat dan Muh Putra Erwiansyah, yang akan dikembalikan ke klub mereka masing-masing. Pengumuman ini disampaikan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, melalui pernyataan resmi PBSI.
Dalam pengumuman tersebut, PBSI menyatakan, "PP PBSI mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk Rahmad Hidayat dan Muh Putra Erwiansyah atas kerja keras, dedikasi dan prestasi selama di pelatnas PBSI." Keputusan ini menandai resmi keluarnya kedua pemain dari markas bulutangkis di Cipayung.
Perjalanan Karir Rahmad dan Putra
Rahmad Hidayat dikenal sebagai pebulutangkis ganda putra yang pernah berpasangan dengan sejumlah pemain senior, termasuk Muhammad Rian Ardianto dan Daniel Marthin. Sementara itu, Muh Putra Erwiansyah terakhir kali bermain dengan Bagas Maulana, yang kini beralih ke sektor ganda campuran.
Perubahan di Pelatnas Cipayung
Selain itu, PBSI juga mengumumkan penghentian kerja sama dengan kepala pelatih ganda campuran Pelatnas Cipayung, Rionny Mainaky, dan asisten pelatih Amon Sunaryo, yang akan efektif mulai 1 Agustus. Pengumuman ini disampaikan melalui akun resmi PBSI pada Kamis, 30 Juli, sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pembinaan di Pelatnas Cipayung.
Dalam pernyataan tersebut, PBSI menyampaikan, "PP PBSI dan pelatih kepala ganda campuran, Rionny Mainaky, beserta asisten pelatih, Amon Sunaryo, telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama." Mereka juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari pelatnas PBSI.
Rionny Mainaky pertama kali bergabung dengan Pelatnas Cipayung sebagai pelatih tunggal putri pada 1 April 2019, setelah sebelumnya menjabat sebagai pelatih tim junior dan asisten pelatih ganda putra sejak tahun 2008.