Usaha Badminton Association of Malaysia (BAM) untuk melakukan perubahan dalam nomor ganda putra menghadapi tantangan awal setelah pasangan Man Wei Chong dan Soh Wooi Yik tersingkir di babak pertama Japan Open 2026 yang berlangsung pada hari Rabu. Mereka kalah dari pasangan kembar asal Taiwan, Lee Fang Chih dan Lee Fang Jen, yang menempati peringkat 18 dunia, dengan skor 21-23, 21-17, 21-16 di Gimnasium Metropolitan Tokyo.
Man Wei Chong, yang dipasangkan dengan mantan juara dunia Soh Wooi Yik, merupakan bagian dari eksperimen yang dilakukan oleh pelatih kepala ganda putra, Herry Iman Pierngadi, untuk menemukan kombinasi terbaik menjelang Olimpiade Los Angeles 2028. Meskipun hasil ini tidak memuaskan, keduanya masih berada dalam tahap awal kolaborasi dan dijadwalkan untuk melanjutkan ke China Open 2026 BWF World Tour Super 1000 pada minggu depan untuk terus mengembangkan kerjasama mereka.
Kemenangan Dramatis Aaron Tai dan Kang Khai Xing
Sebelumnya, pasangan ganda putra Malaysia yang berada di peringkat 22 dunia, Aaron Tai dan Kang Khai Xing, berhasil mengejutkan dengan mengalahkan pasangan peringkat 10 besar. Mereka berhasil menumbangkan pasangan Tiongkok, Chen Bo Yang dan Liu Yi, yang berada di peringkat 8 dunia, di babak pertama Japan Open 2026 pada hari Selasa. Dalam pertandingan tersebut, Aaron dan Khai Xing bangkit dari ketertinggalan satu set untuk meraih kemenangan dengan skor 11-21, 26-24, 21-15.
Meskipun kalah di game pertama, mereka menunjukkan ketahanan yang luar biasa di game kedua, berhasil menyelamatkan match point sebelum memaksa game penentu. Di set ketiga, mereka tampil dominan, membalas kekalahan sebelumnya dari Bo Yang dan Liu Yi yang mengalahkan mereka di babak kedua All England pada bulan Maret. Aaron dan Khai Xing sekali lagi menunjukkan kemampuan mereka melawan lawan-lawan peringkat 10 dunia musim ini, setelah sebelumnya juga mengalahkan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, di babak pertama All England.