Pasangan ganda putra Indonesia, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Patra Harapan Rindorindo, sukses melangkah ke final turnamen Polytron Pontianak International Challenge 2026. Mereka berhasil mengalahkan sesama atlet Indonesia, Ikhsan Lintang Pramudya dan Aquino Evano Tangka, dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu malam (29/8).
Dalam laga yang sangat menegangkan ini, Yeremia dan Patra harus berjuang keras hingga rubber game dengan skor akhir 21-16, 17-21, dan 24-22. Yeremia mengungkapkan, "Di gim ketiga, kami berniat untuk langsung menekan mereka tapi malah mati-mati sendiri. Ada 4-5 poin kami melakukan kesalahan. Dari situ agak tegang dan jadi bingung mau main seperti apa." Meskipun mengalami kesulitan, mereka tetap saling memberi semangat dan akhirnya berhasil meraih kemenangan.
Persiapan Menghadapi Final
Patra juga menambahkan, "Mereka tampil sangat baik, bikin kejutan juga kemarin lawan Chinese Taipei. Jadi kami sudah antisipasi dan menyangka akan mendapat perlawan ketat." Kini, mereka akan menghadapi Wahyu Prasetyo Pulung Ramadhan di final yang dijadwalkan pada Minggu (30/8), dengan harapan meraih gelar pertama mereka.
Prestasi Pebulu Tangkis Lainnya
Selain itu, pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Richie Duta Richardo, juga berhasil melaju ke final setelah menyingkirkan wakil Malaysia, Tan Jia Jie, dengan dua game langsung, 21-16 dan 21-15. Di babak final, Richie akan berhadapan dengan Ginpaul Sonna dari India.
Di sektor ganda campuran, pasangan Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu mencapai final pertama mereka di turnamen ini setelah mengalahkan wakil Taiwan, Bo Yuan Chen dan Yan Fei Chen. Meskipun sempat tertinggal di game pertama, mereka berhasil menang setelah pertandingan ketat dengan skor 11-21, 21-10, dan 21-10. Dejan menjelaskan, "Hari ini kita bermain cukup baik, walaupun kita tahu sejak kemarin setiap match-nya bukan hal yang mudah." Dia menambahkan bahwa mereka membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan dan kekuatan serangan lawan di awal pertandingan.
Pontianak International Challenge 2026 menjadi final pertama bagi Dejan dan Apriyani sejak mereka dipasangkan beberapa waktu lalu.