Cedera pada pergelangan kaki kiri yang dialami oleh Noraqilah Maisarah Ramdan menimbulkan keraguan mengenai debutnya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, yang akan dimulai pada hari Minggu mendatang. Bersama rekannya, Low Zi Yu, Noraqilah berangkat ke Jepang pada hari Rabu sambil menjalani proses rehabilitasi setelah mengalami cedera saat latihan di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM) pada hari Kamis sebelumnya.
Walaupun mengalami kemunduran ini, semangat Noraqilah untuk tampil di Asian Games tidak surut. Dia siap bertanding meskipun masih merasakan sakit demi peluang mewakili tim nasional. Noraqilah, yang kini berada di peringkat 49 dunia bersama Zi Yu, memiliki potensi untuk menjadi pasangan ganda kelas dunia. Dia menyatakan bahwa kondisinya telah menunjukkan perbaikan dibandingkan saat pertama kali cedera. Namun, dia masih perlu memantau perkembangan setelah menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut di Jepang.
"Saya merasa lebih baik daripada hari pertama saya mengalami cedera. Tapi saya masih belum tahu pasti, saya harus pergi ke sana dulu dan melihat bagaimana kondisinya," ungkap Noraqilah di ABM. "Selama beberapa hari terakhir, saya fokus pada pemulihan. Saya juga telah melakukan beberapa latihan di lapangan, tetapi dengan gerakan yang lebih sedikit."
Kekecewaan dan Positivitas
Noraqilah mengakui bahwa dia merasa sedikit kecewa saat pertama kali mengalami cedera. Namun, seiring berjalannya waktu, dia menjadi lebih optimis karena kondisinya membaik. "Awalnya saya sedikit sedih ketika itu terjadi, tetapi saya rasa sekarang saya baik-baik saja. Saya sudah bisa berjalan dengan baik sekarang," tambahnya.
Pasangan Zi Yu dan Noraqilah akan berkompetisi di nomor beregu yang dimulai di Gimnasium Kota Ichinomiya pada hari Minggu, di mana mereka akan bertindak sebagai pemain cadangan untuk pasangan ganda peringkat 5 dunia, Pearly Tan-M. Thinaah, serta di nomor individu yang berlangsung pada tanggal 25-29 September. Zi Yu juga mengungkapkan bahwa belum ada kepastian apakah mereka akan diturunkan dalam kompetisi beregu, karena keputusan tersebut bergantung pada kondisi Noraqilah dan rencana dari ketua ganda putri, Rosman Razak.
Keputusan Akhir Bergantung pada Tim Medis
Dia menambahkan bahwa keputusan akhir akan ditentukan oleh strategi tim pelatih nasional. Noraqilah menyatakan bahwa meskipun pelatih memberinya pilihan untuk tidak bertanding jika rasa sakitnya berlanjut, dia tetap ingin mencoba setelah menjalani pemeriksaan oleh tim medis di Jepang. "Pelatih mengatakan jika saya merasa tidak mampu melakukannya, lebih baik tidak bermain untuk saat ini, tetapi pada saat yang sama, dia menyuruh saya pergi ke sana dulu dan melihat apa kata dokter. Akan ada pemeriksaan lagi di sana," jelasnya.
"Tentu saja saya ingin bermain di Asian Games." Selain itu, Malaysia juga memiliki opsi lain dengan pemain ganda campuran Cheng Su Yin dan Shevon Lai sebagai alternatif untuk nomor beregu, jika Noraqilah tidak dapat berpartisipasi.