Pelatih kepala Borussia Dortmund, Niko Kovac, menanggapi rumor yang beredar mengenai perseteruannya dengan Karim Adeyemi, menegaskan bahwa tidak ada konflik di antara mereka. Kovac justru memberikan pujian terhadap karakter Adeyemi yang berusia 24 tahun.
Kovac membela Adeyemi dari berbagai kritik yang diterimanya, terutama terkait penurunan performa yang signifikan pada musim 2025/26. Dalam 37 penampilan di semua kompetisi, Adeyemi hanya berhasil mencetak sepuluh gol dan memberikan lima assist. "Saya berbicara dengan semua pemain saya, tetapi saya paling banyak berbicara dengan Karim sejak saya tiba. Saya sangat mengaguminya, dia karakter yang unik, anak yang hebat, dan orang yang baik," ungkap Kovac dalam podcast Bild 'Phrasenmäher'.
Lebih lanjut, Kovac menyatakan, "Menurut saya, Adeyemi terkadang terlalu baik. Dia bukan anak nakal, dan saya sangat yakin dia bisa menjadi pemain sepak bola yang benar-benar hebat jika dia melakukan beberapa penyesuaian. Tetapi agar itu terjadi, dia perlu lebih mempercayai saya." Kritik terhadap Adeyemi tidak hanya terkait performa di lapangan, tetapi juga tingkah lakunya yang dianggap kontroversial, termasuk insiden emosional saat pertandingan melawan Borussia Monchengladbach dan masalah hukum terkait kepemilikan senjata ilegal yang diperolehnya dari pembelian online.
Kontrak Karim Adeyemi dengan Borussia Dortmund saat ini berlaku hingga musim panas 2027, dan perkembangan selanjutnya akan terus dipantau seiring dengan upaya pelatih dan tim untuk mengembalikan performa terbaiknya.