Wednesday, 02 September 2026
Ekobis

Mendorong Kerjasama Inklusif: Penguatan UMKM di Maluku Utara oleh BKPM dan IWIP

BKPM dan IWIP berkolaborasi untuk memperkuat sektor UMKM di Maluku Utara melalui kemitraan inklusif yang bertujuan meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.

D
Doni Setiawan
01 September 2026 13 pembaca
PGN Dorong Ekonomi Inklusif untuk UMKM dan Anak Disabilitas Lewat Batik
PGN Dorong Ekonomi Inklusif untuk UMKM dan Anak Disabilitas Lewat Batik

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama dengan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) berupaya memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Maluku Utara. Kerjasama ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan kemitraan yang inklusif dan berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing UMKM di daerah tersebut.

Strategi Penguatan UMKM

Dalam upaya ini, BKPM dan IWIP berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada pelaku UMKM melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan. Langkah ini diharapkan dapat membantu UMKM dalam mengembangkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pasar, serta meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi mereka.

Manfaat Kemitraan

Dengan adanya kemitraan ini, diharapkan UMKM di Maluku Utara dapat lebih mudah mengakses sumber daya, termasuk modal dan teknologi, yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing mereka. Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan untuk menciptakan jaringan yang lebih luas bagi pelaku UMKM, sehingga mereka dapat saling berbagi pengalaman dan pengetahuan.

BKPM dan IWIP percaya bahwa penguatan UMKM tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha, tetapi juga akan berkontribusi pada pengembangan masyarakat secara keseluruhan. Dengan demikian, kemitraan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem usaha yang lebih baik di Maluku Utara.

// Artikel Terkait