Sunday, 26 July 2026
Pendidikan

Memahami Fase D dalam Rapor Kurikulum Merdeka yang Sering Membingungkan Orang Tua

Fase D dalam rapor Kurikulum Merdeka sering kali menjadi sumber kebingungan bagi orang tua. Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai fase tersebut.

M
Made Wirawan
24 July 2026 47 pembaca
Memahami Fase D dalam Rapor Kurikulum Merdeka yang Sering Membingungkan Orang Tua
Sumber gambar: zcampus.indozone.id

Fase D dalam rapor Kurikulum Merdeka sering kali menimbulkan kebingungan di kalangan orang tua. Hal ini disebabkan oleh perbedaan cara penilaian yang diterapkan dalam kurikulum tersebut dibandingkan dengan sistem pendidikan sebelumnya. Fase ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai perkembangan siswa dalam proses pembelajaran.

Pentingnya Fase D dalam Penilaian Siswa

Pada fase D, penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses belajar yang dilalui oleh siswa. Ini mencakup aspek keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang ditunjukkan selama kegiatan belajar. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa dapat lebih memahami materi yang diajarkan dan mengembangkan potensi mereka secara maksimal.

Perbedaan dengan Sistem Sebelumnya

Berbeda dengan sistem penilaian tradisional yang lebih menekankan pada nilai angka, fase D memberikan penilaian yang lebih holistik. Orang tua diharapkan dapat melihat laporan yang tidak hanya mencerminkan nilai akademik, tetapi juga perkembangan karakter dan keterampilan sosial anak. Ini menjadi tantangan bagi orang tua untuk memahami dan mendukung proses belajar anak secara lebih menyeluruh.

Dengan adanya penjelasan mengenai fase D ini, diharapkan orang tua dapat lebih memahami dan mendukung anak-anak mereka dalam menjalani proses belajar yang lebih baik. Pemahaman yang baik tentang kurikulum ini akan membantu orang tua dalam memberikan dukungan yang tepat bagi perkembangan pendidikan anak mereka.

// Artikel Terkait