Satgas Operasi Damai Cartenz telah melakukan penghancuran markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berlokasi di Hutan Intan Jaya, Papua Tengah. KKB sendiri merupakan istilah yang digunakan aparat untuk merujuk pada milisi Organisasi Papua Merdeka (OPM). Penemuan lokasi persembunyian ini dilakukan oleh petugas pada hari Sabtu, 17 Oktober.
Lokasi dan Penemuan Barang Bukti
Menurut keterangan dari Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, honai yang menjadi markas KKB tersebut terletak di antara Kampung Kulindigi dan Kampung Bulage, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Ia menjelaskan bahwa honai tersebut berada di tengah hutan dengan kondisi yang menyatu dengan alam sekitar, sehingga sulit terlihat. "Pepohonan, tumbuhan dan tanah di sekitar lokasi membuat bangunan tersamarkan sehingga tampak menyerupai bunker," ungkapnya.
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang mencolok, termasuk 559 selongsong peluru kaliber 5,56 mm, dua set senapan dalam keadaan terurai, satu popor senapan, satu laras senapan, serta komponen senapan lainnya dan tiga pompa tangan senapan. Selain itu, ditemukan juga satu pisau karambit, satu bendera Bintang Kejora, dan dokumen laporan dari TPNPB Kodap XIX Kemabu Intan Jaya yang ditujukan kepada Batalyon Uwia.
Pemusnahan dan Penyelidikan Lanjutan
Dokumen lain yang ditemukan termasuk buku catatan berstempel TPNPB Batalyon Bula Kompi Senapan A Tanah Merah Kodap VIII Intan Jaya, serta buku catatan yang berisi informasi transaksi jual beli amunisi. Kombes Yusuf menyatakan bahwa lokasi persembunyian tersebut telah dimusnahkan oleh petugas agar tidak dapat digunakan kembali oleh KKB. "Personel menemukan sejumlah barang dan dokumen, termasuk 559 selongsong peluru kaliber 5,56 mm, yang saat ini menjadi bagian dari pendalaman lebih lanjut untuk memastikan asal-usul dan kemungkinan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana," tuturnya.