Friday, 14 August 2026
Pendidikan

Mahasiswa KKN Undip Memperkenalkan Budidaya Microgreens untuk Pertanian Berkelanjutan

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro memperkenalkan budidaya microgreens sebagai solusi inovatif dalam pertanian berkelanjutan di Desa Tanjung, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningk...

M
Made Wirawan
13 August 2026 8 pembaca
Mahasiswa KKN Undip Memperkenalkan Budidaya Microgreens untuk Pertanian Berkelanjutan
Sumber gambar: zcampus.indozone.id

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (Undip) telah melaksanakan program pengenalan budidaya microgreens di Desa Tanjung, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 15 hingga 30 Agustus 2023 dan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pertanian berkelanjutan.

Inovasi Pertanian Ramah Lingkungan

Budidaya microgreens, yang merupakan sayuran muda yang dipanen dalam waktu singkat, dianggap sebagai salah satu inovasi pertanian yang dapat dilakukan di lahan terbatas. Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pertanian yang tidak hanya produktif tetapi juga ramah lingkungan.

Selama kegiatan, mahasiswa memberikan pelatihan kepada warga mengenai teknik budidaya microgreens, mulai dari pemilihan benih, proses penanaman, hingga cara merawat tanaman. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang ada untuk menghasilkan sayuran sehat yang dapat dikonsumsi sendiri atau dijual.

Meningkatkan Kemandirian Pangan

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan di tingkat lokal. Mahasiswa KKN mengajak warga untuk memahami manfaat dari mengonsumsi sayuran segar dan cara menanamnya dengan cara yang efisien. Dengan adanya budidaya microgreens, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan gizi mereka sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Tanjung dan mendorong mereka untuk lebih aktif dalam pertanian berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan pertanian yang lebih inovatif dan ramah lingkungan.

// Artikel Terkait