Pada ajang Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026, pasangan ganda campuran Indonesia, Muhammad Luthfi Habibi dan Dian Ramadhani Mukti, sukses meraih medali emas setelah mengalahkan pasangan asal China, Feng Yi Lang dan Li Meng Han. Pertandingan final yang berlangsung di Cairo International Stadium, Kairo, Mesir pada Sabtu malam (17/10) waktu setempat, menampilkan drama luar biasa ketika Luthfi dan Dian berhasil membalikkan keadaan meski tertinggal pada match point 11-14.
Dengan skor akhir 17-15, 8-15, dan 16-14, Luthfi dan Dian mencatatkan prestasi yang membanggakan, menyamai pencapaian senior mereka, Leo Rolly Carnando dan Indah Cahya Sari Jamil, yang juga meraih medali emas pada edisi 2018. Sebelumnya, pasangan ini berhasil melaju ke final setelah menyingkirkan wakil Taiwan, Wei Ting Lee dan Yu Hsi Chen, dalam pertandingan yang sangat ketat, berakhir dengan skor 13-15, 16-14, dan 16-14.
Pertandingan yang Menegangkan
Luthfi mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran dan kemenangan yang diraih, serta berharap agar terhindar dari cedera. “Alhamdulillah diberikan kelancaran dan kemenangan serta dihindarkan dari cedera. Besok masih ada partai terakhir buat melawan China semoga diberikan kelancaran,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa di game kedua, ia sempat protes terhadap keputusan wasit terkait bola servis yang dianggapnya keluar, namun diputuskan masuk. “Setiap poin pastinya akan menguntungkan apalagi posisinya di saat game tetapi malah tidak jadi,” tuturnya.
Prestasi yang Membanggakan
Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Luthfi dan Dian, yang menunjukkan kemampuan luar biasa mereka di panggung internasional. Dengan pencapaian ini, mereka tidak hanya mengukir nama baik Indonesia di dunia bulutangkis, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda atlet bulutangkis di tanah air.