Atlet bulu tangkis nasional yang tengah bersinar, Low Zi Yu, terus menjaga harapan untuk meraih prestasi ganda yang mengesankan setelah berhasil mencapai semifinal di kategori ganda putri dan ganda campuran pada Kejuaraan Junior Asia di Yatsushiro, Jepang, pada hari Jumat. Sebelumnya, atlet berusia 16 tahun ini telah menyatakan targetnya untuk meraih medali emas di kedua disiplin tersebut, dan kini ia telah memastikan Malaysia setidaknya mendapatkan dua medali perunggu, serta tetap berpeluang untuk mewujudkan ambisinya.
Low Zi Yu pertama kali mengamankan tempat di semifinal ganda campuran bersama rekannya, Ahmad Redzuan Zulwaqqarizal. Pasangan ini berhasil bangkit setelah kalah di gim pertama, dan berhasil mengalahkan pasangan Indonesia, Moses Andak Simanjuntak dan Reya Azzahara Yulianti, dengan skor 19-21, 21-15, 21-9 dalam pertandingan perempat final. Mereka selanjutnya akan menghadapi pasangan unggulan ketujuh dari Taiwan, Lin Sheng-Ming dan Sun Liang Ching, untuk memperebutkan tempat di final yang dijadwalkan pada hari Minggu.
Penampilan Dominan di Ganda Putri
Setelah pertandingan ganda campuran, Low Zi Yu kembali ke lapangan pada hari yang sama untuk melanjutkan penampilannya yang mengesankan di nomor ganda putri. Berpasangan dengan Genevie Lim, yang merupakan unggulan keempat, mereka menunjukkan permainan yang dominan dengan mengalahkan pasangan Tiongkok, Shi Sichen dan Xiang Yujin, dengan skor 21-12, 21-19 dalam waktu hanya 41 menit. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka sejak berhasil bangkit dari kekalahan di babak kedua.
Pasangan ini kini akan menghadapi unggulan kedua dari Jepang, Aoi Banno dan Yuzu Ueno, atau pasangan Indonesia, Atresia Naufa Candani dan Aurelia Syakira Putri, untuk memperebutkan tempat di final.
Perjalanan Tunggal Putra Malaysia
Sementara itu, perjalanan menjanjikan dari nomor tunggal putra Malaysia harus terhenti di perempat final. Unggulan kedelapan, Kong Wei Xiang, hampir saja melaju ke semifinal, namun harus mengakui kekalahan tipis dengan skor 21-19, 22-20 dari Fardhan Rainanda Joe asal Indonesia. Tiew Wei Jie, yang tidak diunggulkan, juga tersingkir setelah melalui pertandingan sengit, kalah 16-21, 21-19, 23-21 dari Hong Tian Yue dari Tiongkok dalam laga yang berlangsung lebih dari satu jam.
Meskipun mengalami kekalahan, baik Wei Xiang maupun Wei Jie telah mengakhiri penantian selama delapan tahun bagi Malaysia untuk mencapai perempat final tunggal putra, dengan Ng Tze Yong menjadi pemain Malaysia terakhir yang mencapai delapan besar di kategori ini pada tahun 2018.