KPAI Serukan Perlindungan untuk Siswa SMP Korban Tembakan Nyasar di Gresik

Rabu, 08 April 2026, 03:43 WIB 4 views 2 menit baca
KPAI Serukan Perlindungan untuk Siswa SMP Korban Tembakan Nyasar di Gresik
Bagikan:

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar siswa SMP yang menjadi korban tembakan nyasar yang terjadi di Gresik, Jawa Timur, mendapatkan perlindungan dan perhatian khusus dari pihak berwenang. Insiden yang terjadi pada tanggal 22 September 2023 ini melibatkan seorang siswa berusia 14 tahun yang terkena tembakan yang diduga berasal dari anggota TNI.

Kejadian tersebut mengundang perhatian publik setelah siswa yang diketahui bernama Rudi (nama samaran) mengalami luka di bagian lengannya. Dalam pernyataannya, Rudi mengungkapkan, “Saya sedang bermain bola dengan teman-teman, tiba-tiba saya merasakan sakit di lengan. Saya tidak tahu dari mana datangnya peluru itu.” Siswa tersebut kini sedang menjalani perawatan medis dan dinyatakan stabil, meskipun trauma akibat kejadian tersebut masih menghantuinya.

Komisioner KPAI, Retno Listyarti, menegaskan pentingnya perlindungan untuk anak-anak yang menjadi korban kekerasan. “Kami sangat prihatin dengan peristiwa ini dan mendesak pihak terkait untuk memberikan perlindungan yang diperlukan bagi Rudi dan teman-temannya. Anak-anak seharusnya merasa aman saat sedang beraktivitas, tidak terancam oleh tindakan kekerasan, apalagi yang melibatkan aparat keamanan,” tambahnya.

Selain itu, KPAI juga meminta agar pemerintah daerah dan pihak sekolah memperhatikan kondisi psikologis Rudi. “Kami mendorong agar pihak sekolah menyediakan layanan konseling untuk membantu menangani trauma yang dialami. Hal ini sangat penting untuk pemulihan mental anak-anak,” imbuh Retno.

Polisi setempat telah melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut dan meminta agar masyarakat tidak membuat spekulasi yang bisa memperburuk keadaan. “Kami masih menyelidiki kasus ini dan berharap agar semua pihak bisa bersabar. Kami akan segera memberikan informasi lebih lanjut setelah mendapatkan hasil yang jelas,” ujar Kapolres Gresik.

Hingga saat ini, kondisi kesehatan Rudi terus dipantau, dan ia mendapatkan dukungan dari keluarga serta teman-temannya. Kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat, termasuk institusi pendidikan dan keamanan, untuk lebih waspada dan menjaga keselamatan anak-anak dalam lingkungan sekitar.

Dengan adanya seruan dari KPAI dan perhatian dari berbagai pihak, diharapkan situasi ini bisa segera tertangani dengan baik, dan tidak akan ada lagi korban yang mengalami hal serupa. Langkah-langkah pencegahan dan perlindungan harus ditegakkan agar kejadian mengerikan ini tidak terulang di kemudian hari.

S

Penulis

Stephanie Marissa

Penulis di Logika Kita

Berita Terkait