Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) mengalami pengurangan tekanan setelah pasangan ganda putra Man Wei Chong/Soh Wooi Yik dan Tee Kai Wun/Yap Roy King berhasil melaju ke final ganda putra di Korea Masters 2026 yang berlangsung pada hari Sabtu. Setelah mengumpulkan tujuh gelar di Tur Dunia tahun lalu, pelatih nasional Herry IP berharap pencapaian ini dapat berlanjut.
Namun, hasil kurang memuaskan di turnamen sebelumnya seperti posisi runner-up yang diraih oleh Aaron Chia-Soh Wooi Yik di Malaysia Open dan All England, serta Aaron-Aaron Tai di Taiwan Open pekan lalu, menjadi catatan yang harus diperbaiki. Akhirnya, rentetan kekalahan tersebut terputus di Korea ketika Wei Chong-Wooi Yik berhasil bangkit dengan mengalahkan pasangan Jepang, Haruki Kawabe-Kenta Matsukawa, yang berada di peringkat 63 dunia, dengan skor 18-21, 22-20, 21-18 dalam waktu 59 menit.
Kemenangan Tanpa Pertandingan
Sebelumnya, pasangan Kai Wun-Roy King melaju ke final tanpa harus bertanding setelah mendapatkan kemenangan WO dari pasangan Jepang peringkat 339 dunia, Shuji Sawada-Daigo Tanioka. Asisten pelatih nasional, Muhammad Miftakh, menyatakan bahwa pencapaian ini bukan hanya hasil dari keberuntungan, melainkan hasil kerja keras kedua pasangan yang telah melewati beberapa pertandingan sulit selama minggu ini. "Wei Chong-Wooi Yik berjuang keras untuk meraih kemenangan. Sudah takdir juga Kai Wun-Roy King untuk berada di final. Salah satu pemain Jepang cedera dan mereka mengalah sebelum pertandingan," ungkap Miftakh. "Kedua pasangan bermain dan berjuang dengan baik untuk memenangkan pertandingan-pertandingan sulit minggu ini. Mereka pantas berada di final."
Performa Mengesankan di Turnamen
Wei Chong-Wooi Yik, yang sebelumnya gagal mencapai perempat final dalam tiga turnamen terakhir, harus berjuang keras melawan Kawabe-Matsukawa. Mereka sempat kehilangan keunggulan 11-4 di game penentu dan tertinggal 12-13 sebelum akhirnya berhasil meraih kemenangan. Sementara itu, pasangan peringkat 282 dunia, Kai Wun-Roy King, yang sebelumnya tersingkir di babak pertama pada dua turnamen sebelumnya, China Open dan Korea Open, memberikan dampak signifikan di ajang Super 300, termasuk mengalahkan pasangan Aaron di perempat final.
Perombakan yang dilakukan oleh Herry IP mulai menunjukkan hasil positif, dengan Malaysia kini mencapai final di Taiwan Open dan Korea Masters. Di sisi lain, perjalanan pemain tunggal putra Cheam June Wei berakhir di semifinal setelah kalah dari pemain Tiongkok, Zhu Xuan Chen, dengan skor 21-8, 16-21, 21-12. Meskipun kalah, June Wei, yang merupakan juara Lin Dan Cup empat kali, berhasil mendapatkan banyak kepercayaan diri dari penampilannya yang baik di ajang Super 300.