Kesehatan

Konsumsi Air Es saat Demam: Apakah Aman atau Malah Bikin Tak Nyaman?

Selasa, 31 Maret 2026, 12:27 WIB 2 views 2 menit baca
Konsumsi Air Es saat Demam: Apakah Aman atau Malah Bikin Tak Nyaman?
Bagikan:

Demam merupakan salah satu gejala umum yang dialami oleh banyak orang, terutama saat terkena penyakit seperti flu atau infeksi. Ketika demam, tubuh biasanya merasa tidak nyaman dan lelah. Untuk mengurangi gejala demam, banyak orang yang memilih untuk minum air es. Namun, apakah minum air es saat demam benar-benar aman atau malah bisa membuat kondisi tubuh menjadi lebih buruk?

Menurut dr. Muhammad Farhan, seorang dokter umum, "Minum air es saat demam tidak sepenuhnya salah, namun perlu dilakukan dengan hati-hati." Ia menjelaskan bahwa air es dapat membantu menurunkan suhu tubuh, namun jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan. "Air es dapat menyebabkan perut kembung dan diare, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar," katanya.

Dr. Farhan juga menyarankan bahwa sebaiknya air es diminum dalam jumlah yang moderat, yaitu sekitar 1-2 gelas per hari. "Jika Anda ingin minum air es, pastikan Anda juga mengonsumsi makanan yang seimbang dan bergizi untuk membantu tubuh melawan infeksi," ia menekankan. Selain itu, ia juga menyarankan untuk menghindari makanan yang pedas atau berminyak, karena dapat memperburuk kondisi perut.

Sementara itu, seorang pasien yang pernah mengalami demam parah, Sri Wahyuni, mengatakan bahwa minum air es membantu mengurangi gejala demamnya. "Saya merasa lebih nyaman setelah minum air es, karena suhu tubuh saya turun dan saya bisa tidur lebih nyenyak," katanya. Namun, ia juga mengakui bahwa setelah minum air es, perutnya menjadi kembung dan ia mengalami diare.

Dalam beberapa kasus, minum air es saat demam dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti pneumonia atau bahkan gagal ginjal. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi air es saat demam. "Dokter dapat membantu Anda menentukan apakah minum air es aman untuk Anda atau tidak, tergantung pada kondisi kesehatan Anda," kata dr. Farhan.

Untuk menghindari risiko tersebut, Anda dapat mencoba beberapa alternatif lain untuk mengurangi gejala demam, seperti minum air hangat atau teh herbal. Selain itu, Anda juga dapat mencoba menggunakan kompres dingin atau hangat untuk menurunkan suhu tubuh. "Yang terpenting adalah untuk tetap terhidrasi dan mengonsumsi makanan yang seimbang untuk membantu tubuh melawan infeksi," kata dr. Farhan.

E

Penulis

Eira Orelia

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait