Tuesday, 07 July 2026
Ekobis

Kementerian Perindustrian Dukung Pengembangan Hilirisasi Pisang di NTT untuk Memperkuat Ekonomi Lokal

Kementerian Perindustrian mendorong hilirisasi pisang di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan melibatkan sentra industri kecil dan menengah (IKM) sebagai penggerak ekonomi daerah.

M
Made Wirawan
06 July 2026 28 pembaca
Investasi Jadi Motor Ekonomi 2026, Insentif Diarahkan ke Penciptaan Lapangan Kerja
Investasi Jadi Motor Ekonomi 2026, Insentif Diarahkan ke Penciptaan Lapangan Kerja

Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk mendukung hilirisasi pisang di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memanfaatkan potensi sentra industri kecil dan menengah (IKM) sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dari produk pisang, yang merupakan komoditas unggulan di daerah tersebut.

Pentingnya Hilirisasi untuk Ekonomi Daerah

Hilirisasi pisang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat NTT. Dengan memproses pisang menjadi produk yang lebih bernilai, seperti keripik pisang dan produk olahan lainnya, diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Kementerian Perindustrian menilai bahwa pengembangan IKM di sektor ini sangat strategis, mengingat potensi besar pisang yang dapat dimanfaatkan.

Langkah-Langkah Pengembangan IKM

Untuk mewujudkan program hilirisasi ini, Kementerian Perindustrian akan memberikan berbagai dukungan, termasuk pelatihan dan pendampingan bagi pelaku IKM. Selain itu, akses terhadap teknologi dan pasar juga akan diperluas agar produk olahan pisang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan NTT dapat menjadi pusat produksi pisang olahan yang berkualitas.

Melalui upaya ini, Kementerian Perindustrian berharap dapat meningkatkan daya saing produk lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.

// Artikel Terkait