Kejutan terjadi di turnamen bergengsi China Masters 2026 BWF World Tour Super 750, ketika pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, berhasil menyingkirkan unggulan teratas dari Korea Selatan, Seo Seung Jae dan Kim Won Ho. Pertandingan yang berlangsung di Shenzhen Arena, Futian District, Shenzhen, Guangdong, China pada Selasa malam (1/9) berakhir dengan skor identik 21-19 dalam dua game langsung.
Leo Rolly Carnando mengungkapkan kegembiraannya setelah berhasil melangkah ke babak berikutnya, “Rasanya pasti senang karena bisa lolos ke babak selanjutnya.” Ia menambahkan bahwa tidak ada strategi khusus yang diterapkan dalam pertandingan tersebut. “Dari kami yang paling penting bisa menjaga fokusnya saat ketinggalan maupun unggul poin. Kami juga tidak mau terlalu terburu-buru untuk mematikan lawan,” jelasnya.
Persiapan dan Pembelajaran
Lebih lanjut, Leo menekankan bahwa mereka tidak melakukan persiapan khusus untuk menghadapi Kim dan Seo. “Yang penting kami all out saja. Di sisi lain, kami merasa mereka juga tidak berada di top performance, jadi kemenangan ini tetap untuk jadi pembelajaran ke depan,” ungkapnya.
Di babak 16 besar yang akan diadakan pada Kamis (3/9), Leo dan Daniel akan berhadapan dengan pasangan asal Jepang, Takumi Nomura dan Yuichi Shimogami. Sebelumnya, pasangan ganda putra Indonesia lainnya, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan, juga berhasil melaju ke babak 16 besar setelah lawan mereka dari Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani, mundur akibat cedera.
Perjalanan Jonatan Christie
Di sisi lain, pebulu tangkis tunggal putra Indonesia yang menduduki peringkat 1 dunia, Jonatan Christie, juga memulai turnamen ini dengan baik. Ia berhasil mengalahkan musuh bebuyutannya dari Malaysia, Leong Jun Hao, dengan skor 21-17 dan 21-19 dalam dua game yang ketat. Dengan hasil ini, Jonatan menunjukkan performa yang solid di China Masters 2026.
Dengan hasil-hasil positif ini, harapan untuk meraih prestasi di turnamen masih terbuka lebar bagi para atlet bulu tangkis Indonesia.