Mabes Polri telah meningkatkan operasi penindakan terhadap peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di seluruh Indonesia. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memperkuat misi pemberantasan narkoba yang lebih tegas dan masif. Menurutnya, Indonesia saat ini masih berada dalam keadaan darurat narkoba.
“Saya ingin membersihkan Indonesia dari peredaran narkoba yang sekarang semakin masif,” ujar Suyudi di Jakarta pada Selasa, 13 Oktober 2026. Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk mengambil langkah serupa di wilayah hukum masing-masing. “Kita harus lebih masif bertindak dalam pemberantasan narkoba ini,” tambahnya, di mana ia juga menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Langkah-langkah Strategis dalam Pemberantasan Narkoba
Kapolri menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam memerangi peredaran narkoba. Ia berharap seluruh anggota kepolisian dapat melakukan tindakan yang lebih agresif dan terkoordinasi dalam upaya pemberantasan ini. Suyudi mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba.
Komitmen Berkelanjutan dari Polri
Kapolri Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa komitmen Polri dalam memberantas narkoba akan terus berlanjut. Ia berharap dengan langkah-langkah yang diambil, Indonesia dapat segera terbebas dari ancaman peredaran narkoba yang merusak generasi muda. Pemberantasan narkoba menjadi salah satu prioritas utama dalam kepemimpinannya.