Wednesday, 12 August 2026
Olahraga

Kai Wun-Roy King Tunjukkan Kerendahan Hati Usai Menang di Korea Masters

Pasangan bulu tangkis Tee Kai Wun dan Yap Roy King baru saja meraih gelar perdana mereka di Korean Masters, tetapi Roy King tetap rendah hati dan tidak ingin terbawa suasana.

A
Arya Satya Sasmita
12 August 2026 2 pembaca
Tee Kai Wun-Yap Roy King/[Foto:NST]
Tee Kai Wun-Yap Roy King/[Foto:NST]

Pasangan bulu tangkis Tee Kai Wun dan Yap Roy King telah mencapai pencapaian signifikan dengan menjadi pasangan scratch pertama yang berhasil meraih gelar dalam eksperimen pertukaran pemain yang dilakukan oleh pelatih Herry Iman Pierngadi. Meskipun meraih kemenangan di Super 300, Roy King yang berusia 25 tahun berkomitmen untuk tetap rendah hati dan tidak merasa sombong.

Pada hari Minggu, mereka meraih gelar pertama mereka hanya dalam penampilan ketiga bersama di Korean Masters setelah berhasil mengalahkan pasangan asal Korea Selatan, Man Wei Chong dan Soh Wooi Yik. Sebelumnya, Roy King juga pernah meraih gelar Super 300 bersama mantan pasangannya, Wan Arif Wan Junaidi, di Macau Open. Meskipun merasa senang dengan pencapaian ini, Roy King menyadari bahwa tantangan yang lebih besar akan menanti di turnamen yang lebih tinggi.

Awal yang Baik bagi Pasangan Baru

“Saya merasa ini adalah awal yang baik bagi kami sebagai pasangan karena kami mencapai final hanya di turnamen ketiga kami,” ungkap Roy King. “Ini peningkatan yang sangat besar. Tapi saya belum mau berpuas diri. Ini baru turnamen Super 300. Masih ada ajang yang lebih besar di depan.”

Ia juga mengakui bahwa hasil buruk di babak pertama China Open dan Taiwan Open bersama Kai Wun cukup mengecewakan, namun mereka kini menunjukkan potensi untuk meraih kesuksesan. “Kami sebenarnya tidak menyangka akan menang karena dua turnamen pertama kami berakhir di babak pertama, tetapi kali ini kami menang. Jadi kita bisa melihat peningkatan yang besar,” tambahnya. “Rasanya seperti tidak nyata,” tuturnya.

Persiapan untuk Kejuaraan Dunia

Roy King dan Kai Wun akan menghentikan sementara kemitraan mereka untuk bergabung kembali dengan mantan mitra mereka, Arif dan Wei Chong, dalam Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung di New Delhi minggu depan. Sementara itu, Wooi Yik akan kembali berpasangan dengan Aaron Chia, yang sebelumnya mencapai final Taiwan Open.

Pelatih Herry Iman Pierngadi percaya bahwa pasangan cadangan mulai merasa nyaman dengan gaya permainan masing-masing, yang terlihat dari penampilan mereka di lapangan. “Kita bisa melihat bahwa strategi permainan mereka semakin baik dan pemahaman mereka di lapangan telah meningkat,” ujar Herry. “Namun setiap pasangan membutuhkan waktu untuk meningkatkan dan berkembang. Saat ini, hasil bukanlah prioritas utama bagi mereka.”

“Sebaliknya, kami ingin melihat seberapa baik mereka dapat berkembang dengan mitra baru mereka,” tambahnya.

// Artikel Terkait