Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengungkapkan bahwa mencapai target pemanfaatan sektor industri manufaktur sebesar 85% masih merupakan pekerjaan yang berat. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Kadin, Arsjad Rasjid, dalam sebuah pernyataan baru-baru ini.
Tantangan dalam Pemulihan Ekonomi
Arsjad menekankan bahwa sektor manufaktur mengalami berbagai tantangan yang menghambat pemulihan pasca-pandemi. Meskipun ada beberapa sektor yang menunjukkan pertumbuhan, kondisi secara keseluruhan masih belum stabil. Dia menambahkan bahwa situasi ini memerlukan perhatian serius dari semua pihak untuk mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing industri.
Pentingnya Dukungan Kebijakan
Lebih lanjut, Arsjad menyatakan bahwa dukungan dari pemerintah dalam bentuk kebijakan yang pro-industri sangat penting untuk mencapai target tersebut. Dia berharap agar berbagai kebijakan yang mendukung sektor manufaktur dapat segera diimplementasikan untuk membantu industri kembali bangkit dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.
Dengan tantangan yang ada, Kadin berharap agar semua pemangku kepentingan dapat bekerja sama untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan industri. Meskipun ada harapan untuk pemulihan, pencapaian target pemanfaatan yang diinginkan masih memerlukan upaya dan kolaborasi yang kuat.