Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mengungkapkan keprihatinan terhadap kebijakan kemasan polos yang diterapkan untuk produk rokok. Menurut mereka, kebijakan ini berpotensi memicu peningkatan peredaran rokok ilegal di pasaran. Hal ini disampaikan dalam sebuah forum diskusi yang berlangsung di Surabaya.
Kekhawatiran Terhadap Peredaran Rokok Ilegal
Dalam diskusi tersebut, Kadin Jatim menekankan bahwa penerapan kemasan polos dapat mengurangi daya tarik konsumen terhadap produk rokok yang legal. Dengan demikian, hal ini berpotensi mendorong konsumen untuk beralih ke produk rokok ilegal yang tidak memenuhi standar dan regulasi yang ada.
Dampak pada Industri Rokok Resmi
Lebih lanjut, Kadin Jatim juga mengingatkan bahwa kebijakan ini bisa berdampak negatif pada industri rokok resmi yang telah berkontribusi pada pendapatan negara melalui pajak. Mereka meminta agar pemerintah mempertimbangkan kembali kebijakan ini agar tidak merugikan pelaku usaha yang telah mematuhi aturan yang berlaku.
Secara keseluruhan, Kadin Jatim berharap agar pemerintah dapat menemukan solusi yang seimbang antara perlindungan konsumen dan keberlangsungan industri rokok yang legal. Mereka menegaskan pentingnya dialog antara pemerintah dan pelaku industri untuk menciptakan kebijakan yang lebih efektif dan bertanggung jawab.