Friday, 07 August 2026
Pendidikan

Inovasi Pengelolaan Sampah Organik Melalui Biopori Galon Bekas oleh Mahasiswa KKN Undip di Desa Kedungpilang

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro memperkenalkan metode baru dalam pengelolaan sampah organik dengan memanfaatkan galon bekas di Desa Kedungpilang. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesada...

S
Saraswati Indira Alika
06 August 2026 19 pembaca
Inovasi Pengelolaan Sampah Organik Melalui Biopori Galon Bekas oleh Mahasiswa KKN Undip di Desa Kedungpilang
Sumber gambar: zcampus.indozone.id

Mahasiswa KKN dari Universitas Diponegoro telah melaksanakan program pengenalan biopori menggunakan galon bekas sebagai solusi pengelolaan sampah organik di Desa Kedungpilang. Kegiatan ini diadakan pada bulan September 2023 dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.

Pengenalan Biopori dan Manfaatnya

Biopori adalah salah satu teknik yang digunakan untuk mengelola sampah organik dengan cara mempercepat proses penguraian. Dalam program ini, mahasiswa menjelaskan bagaimana galon bekas dapat dimanfaatkan sebagai media untuk membuat biopori, yang nantinya akan membantu dalam penyerapan air dan pengurangan genangan di lingkungan sekitar.

Pelaksanaan Kegiatan dan Respons Masyarakat

Kegiatan ini melibatkan sosialisasi kepada warga mengenai cara pembuatan dan penggunaan biopori dari galon bekas. Mahasiswa KKN memberikan pelatihan langsung kepada masyarakat, sehingga mereka dapat memahami dan menerapkan teknik ini di rumah masing-masing. Respons dari masyarakat sangat positif, mereka menunjukkan antusiasme dan ketertarikan untuk berpartisipasi dalam program ini.

Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah organik dapat meningkat, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan. Program ini juga menjadi langkah awal untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di desa mereka.

// Artikel Terkait