Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) telah menciptakan sebuah platform simulasi wawancara yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Inovasi ini muncul dari tugas kuliah dan berhasil menarik perhatian perusahaan teknologi besar, Google.
Perjalanan Pengembangan Platform
Proyek ini dimulai ketika sekelompok mahasiswa dari jurusan Teknologi Pendidikan mengerjakan tugas akhir mereka. Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, mereka merancang platform yang dapat membantu pengguna mempersiapkan diri untuk wawancara kerja. Platform ini tidak hanya menawarkan simulasi wawancara, tetapi juga memberikan umpan balik yang berguna bagi penggunanya.
Respon Positif dari Pengguna
Setelah diluncurkan, platform ini mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan. Banyak pengguna merasa terbantu dengan adanya fitur yang memungkinkan mereka berlatih menjawab pertanyaan wawancara secara interaktif. Keberhasilan ini juga menjadi sorotan bagi Google, yang melihat potensi besar dalam inovasi yang diciptakan oleh mahasiswa tersebut.
Dengan keberhasilan ini, para mahasiswa berharap dapat terus mengembangkan platform mereka agar lebih bermanfaat bagi masyarakat luas, terutama bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan. Inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana ide sederhana dari tugas kuliah dapat berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar dan berdampak.