Menurut analisis dari Badan Pusat Studi Kebijakan Energi (INDEF), subsidi yang diberikan untuk mobil listrik lebih banyak dinikmati oleh kelompok masyarakat yang berada di lapisan menengah ke atas. Hal ini disebabkan oleh tingginya harga mobil listrik yang membuatnya kurang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Analisis Subsidi Mobil Listrik
INDEF menjelaskan bahwa meskipun pemerintah berupaya untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui berbagai insentif, kenyataannya subsidi tersebut tidak sepenuhnya menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Sebagian besar penerima manfaat adalah mereka yang sudah memiliki daya beli yang lebih baik.
Dampak terhadap Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Lebih lanjut, INDEF menekankan bahwa untuk memastikan subsidi mobil listrik dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, perlu ada kebijakan yang lebih inklusif. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar mereka juga dapat menikmati manfaat dari transisi ke kendaraan listrik.
Dengan demikian, penting bagi pemerintah untuk mengevaluasi dan menyesuaikan program subsidi agar lebih merata dan tepat sasaran, sehingga tidak hanya kalangan menengah ke atas yang mendapatkan keuntungan dari kebijakan ini.