Ekonomi

IHSG Diprediksi Masih Tertekan: Analis Menyoroti Saham Tahan Banting di Pasar

Minggu, 29 Maret 2026, 11:07 WIB 1 views 2 menit baca
IHSG Diprediksi Masih Tertekan: Analis Menyoroti Saham Tahan Banting di Pasar
Bagikan:

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan terus menghadapi tekanan, seiring dengan ketidakpastian ekonomi global yang berlanjut. Berbagai faktor eksternal dan internal dipandang berkontribusi terhadap kondisi ini, termasuk gejolak pasar yang disebabkan oleh kebijakan moneter di negara-negara besar.

Menurut analis pasar, beberapa saham masih memiliki potensi untuk bertahan meskipun sentimen pasar secara keseluruhan cenderung negatif. "Saham yang memiliki fundamental yang baik dan berada di sektor defensif cenderung lebih tahan banting di tengah ketidakpastian ini," ujar seorang analis yang enggan disebutkan namanya. Saham-saham di sektor consumer goods dan kesehatan, misalnya, menjadi sorotan karena permintaan yang relatif stabil.

Kondisi pasar saat ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk fluktuasi harga komoditas dan dampak dari kebijakan suku bunga yang dikeluarkan oleh bank sentral. Hal ini menciptakan ketidakpastian yang mempengaruhi keputusan investor. "Investor cenderung lebih berhati-hati dan memilih untuk mengalihkan portofolio mereka ke saham-saham yang lebih stabil," ungkapnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, IHSG menunjukkan tren penurunan, yang mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap pertumbuhan ekonomi. "Kami memperkirakan bahwa IHSG bisa mengalami penurunan lebih lanjut, dan dalam kondisi ini, investor sebaiknya fokus pada saham-saham yang memiliki daya tahan terhadap tekanan pasar," tambahnya. Beberapa saham yang diidentifikasi sebagai pilihan aman antara lain adalah perusahaan-perusahaan besar yang dikenal memiliki kinerja keuangan yang solid dan aset yang kuat.

Selain itu, sektor-sektor seperti infrastruktur dan energi juga dinilai memiliki potensi yang baik untuk bertahan. Saham-saham yang terkait dengan proyek-proyek infrastruktur pemerintah menjadi incaran karena kejelasan dalam pendanaan dan dukungan kebijakan. "Sektor ini masih memiliki prospek pertumbuhan yang baik meskipun ada tekanan di sektor lain," jelas analis tersebut.

Investor diimbau untuk tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi. Di tengah segala ketidakpastian ini, penting bagi para investor untuk tidak hanya berfokus pada potensi imbal hasil, tetapi juga risiko yang dihadapi. "Dengan strategi investasi yang tepat, masih ada peluang untuk mendapatkan hasil yang memuaskan meskipun pasar mengalami tekanan," kata analis itu menutup wawancara.

Secara keseluruhan, meskipun IHSG diprediksi akan mengalami tantangan ke depan, masih terdapat saham-saham yang dapat diandalkan untuk melindungi investasi di tengah kondisi pasar yang bergejolak. Perkembangan selanjutnya dalam kebijakan ekonomi dan situasi pasar global akan memainkan peran penting dalam menentukan arah IHSG dan pilihan investasi yang tepat bagi para investor.

J

Penulis

Jarot Kusna

Penulis di Jagad Info

Berita Terkait