Wednesday, 12 August 2026
Peristiwa

Hasil Survei IPO Tunjukkan Kinerja Positif Bahlil Lahadalia

Survei Indonesia Political Opinion (IPO) mengungkapkan bahwa Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, berada di posisi ketiga dalam penilaian kinerja menteri terbaik, yang mencerminka...

F
Farhan Hakim
11 August 2026 2 pembaca
Foto: Ist
Foto: Ist

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Prof Eric Hermawan, menilai hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Political Opinion (IPO) memberikan sinyal positif terkait kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Survei ini menempatkan Bahlil Lahadalia, yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, di posisi tiga besar menteri dengan kinerja terbaik.

Survei IPO berlangsung dari tanggal 27 Juli hingga 3 Agustus 2026, melibatkan 1.200 responden dengan metode stratified multistage random sampling. Margin of error yang tercatat adalah ±2,9 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Dalam hasil survei tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menduduki posisi teratas dengan penilaian positif sebesar 42,8 persen, diikuti oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan 33,5 persen, dan Bahlil Lahadalia dengan 32,0 persen.

Resiliensi Politik Bahlil

Prof Eric Hermawan mengungkapkan bahwa posisi Bahlil yang berada di atas beberapa menteri penting lainnya, seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang memperoleh 30,9 persen dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono yang mendapatkan 25,3 persen, menunjukkan kekuatan resiliensi politik Bahlil. Ia mencatat bahwa Bahlil hanya terpaut 1,5 poin persentase dari Teddy, yang menunjukkan bahwa persepsi publik terhadap kinerjanya tetap kuat meskipun sektor yang ditanganinya sangat sensitif dan mendapat perhatian tinggi, seperti energi, pertambangan, dan investasi.

Indikator Positif dan Tantangan

Eric juga mencatat bahwa angka popularitas Bahlil mencapai 32,8 persen, hampir setara dengan penilaian positif terhadap kinerjanya yang sebesar 32,0 persen. Ia menekankan bahwa meskipun angka tersebut tidak menunjukkan bahwa 97,6 persen masyarakat puas dengan kinerja Bahlil, kedekatan antara popularitas dan penilaian positif adalah sinyal yang menarik. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap Bahlil dapat menjadi modal untuk memperkuat citra Kementerian ESDM serta pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Eric menambahkan bahwa hasil survei ini juga harus dilihat dalam konteks tingkat pengenalan Bahlil yang telah ada sebelumnya. Dalam survei IPO pada Oktober 2025, Bahlil memiliki tingkat popularitas sebesar 38,3 persen, menunjukkan bahwa ia merupakan salah satu figur dengan eksposur publik yang tinggi di kabinet. Tantangan selanjutnya bagi Bahlil adalah mengkonversi popularitas tersebut menjadi kebijakan konkret yang dapat dirasakan oleh masyarakat, mengingat sektor yang ia pimpin bersifat pro-growth namun juga mendapat pengawasan ketat.

// Artikel Terkait