Saturday, 11 July 2026
Olahraga

Harapan Wan Arif Junaidi untuk Sukses Bersama Roy King di Japan Open 2026

Pebulutangkis ganda putra Wan Arif Junaidi berharap dapat memberikan penampilan yang baik bersama Yap Roy King di Japan Open 2026 sebelum keduanya beralih ke pasangan baru.

M
Made Wirawan
10 July 2026 18 pembaca
Yap Roy King-Wan Arif Junaidi/[Foto:Thestar]
Yap Roy King-Wan Arif Junaidi/[Foto:Thestar]

Pebulu tangkis ganda putra, Wan Arif Junaidi, menyatakan harapannya untuk tampil impresif bersama pasangannya, Yap Roy King, di Japan Open 2026. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi mereka sebelum beristirahat dan berganti pasangan dengan atlet lainnya.

Arif memiliki target untuk mencapai setidaknya perempat final dalam turnamen Super 750 yang akan berlangsung pekan depan, sebelum ia memulai kemitraan baru dengan Kang Khai Xing di China Open yang dijadwalkan berlangsung dari 21 hingga 26 Juli.

Fokus pada Japan Open

“Fokus saya masih tertuju pada Roy King untuk Jepang. Setelah itu, saya akan mengalihkan fokus latihan saya ke Khai Xing,” ungkap Arif, yang saat ini berada di peringkat ke-19 bersama Roy King. Ia menambahkan, “Saat ini, target saya setidaknya mencapai perempat final di Jepang. Kami ingin mendapatkan hasil yang baik karena itu akan membantu perolehan poin peringkat.”

Kemitraan Baru dan Harapan

Wan Arif Junaidi, yang berusia 24 tahun, menyatakan bahwa kombinasi baru di nomor ganda putra dapat memberikan perspektif baru bagi tim. Ia merasa antusias untuk berpasangan dengan Khai Xing yang berusia 20 tahun, namun menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara mereka. “Mungkin saya memiliki sedikit lebih banyak tanggung jawab karena saya lebih tua, tetapi saya juga membuat kesalahan jadi saya juga perlu mendengarkan Khai Xing,” jelasnya.

“Saya percaya bahwa perubahan akan menyegarkan kami dan permainan kami. Terlepas dari siapa rekan tim saya, saya akan menghadapinya dengan memberikan yang terbaik,” tambahnya. Saat berkolaborasi dengan Khai Xing, Wan Arif merasa optimis karena ia melihat kesamaan antara rekan lamanya dan rekan barunya. “Saya tidak terlalu khawatir tentang bagaimana jalannya pertandingan karena gaya bermainnya (Khai Xing) cukup mirip dengan Roy King. Mereka berdua pemain kidal dan bermain di posisi belakang. Jadi saya pikir transisinya akan berjalan lancar. Tapi kita akan tahu lebih baik setelah bermain bersama,” pungkas Arif.

Perjalanan Arif dan Roy King di Japan Open tahun lalu berakhir lebih cepat dari yang diharapkan, setelah mereka kalah dari pasangan Jepang, Man Wei Chong-Tee Kai Wun, di babak pertama.

// Artikel Terkait