Wednesday, 15 July 2026
Teknologi

Fenomena Kesurupan Massal: Penjelasan Ilmiah dari Universitas Indonesia

Kesurupan massal yang terjadi di berbagai tempat sering dianggap sebagai gangguan dari makhluk halus. Namun, penjelasan ilmiah menunjukkan bahwa kondisi ini dapat dijelaskan melalui mekanisme psikolog...

S
Stephanie Marissa
12 July 2026 55 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA – Fenomena kesurupan massal yang sering terjadi di sekolah, pabrik, dan pesantren kerap kali dianggap sebagai gangguan dari makhluk halus. Namun, menurut pandangan ilmiah, kesurupan dapat "menular" melalui mekanisme psikologis yang dikenal sebagai penularan sosial.

Penjelasan Psikologis tentang Kesurupan

Guru Besar MIPA Universitas Indonesia (UI), Prof. Agustino Zulys, menjelaskan bahwa kesurupan massal bukan sekadar fenomena mistis. Dalam konteks psikologi modern, kondisi ini dikenal sebagai Dissociative Trance Disorder, yang ditandai dengan perubahan kesadaran, hilangnya kontrol sementara terhadap perilaku, serta amnesia sesaat setelah individu kembali sadar.

Menurut Prof. Zulys, kondisi ini umumnya dipicu oleh tekanan psikologis yang berkepanjangan, seperti konflik batin, kecemasan, dan stres yang tidak terungkap. "Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengalami kesurupan patologis umumnya memiliki tekanan psikologis yang lama, konflik batin, kecemasan, serta mekanisme pertahanan diri yang akhirnya meledak dalam bentuk disosiasi," ungkapnya.

Penyebab Kesurupan Massal

Prof. Zulys juga menyatakan bahwa salah satu faktor yang memungkinkan terjadinya kesurupan secara massal adalah fenomena penularan sosial. Dalam situasi tertentu, emosi yang dialami oleh satu individu dapat memengaruhi orang lain yang berada di lingkungan yang sama.

Dengan pemahaman ini, kesurupan massal dapat dilihat sebagai respons psikologis terhadap tekanan yang dialami oleh individu dalam kelompok, bukan semata-mata sebagai gangguan dari makhluk halus.

// Artikel Terkait