Pasangan ganda campuran Indonesia yang menduduki peringkat 13 dunia, Jafar Hidayatullah dan Felisha Pasaribu, kini berada di tengah perhatian publik menyusul adanya dugaan penyelidikan terkait pengaturan pertandingan yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia. Meskipun belum ada konfirmasi resmi yang mengaitkan mereka dengan kasus ini, keputusan untuk menarik diri dari turnamen telah menimbulkan berbagai spekulasi.
Sekretaris Jenderal Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Ricky Soebagdja, menyatakan bahwa Jafar dan Felisha, serta pasangan ganda campuran lainnya, Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil, telah ditarik dari kompetisi sebagai bagian dari penyesuaian skuad untuk Kejuaraan Dunia. PBSI tidak memberikan rincian mengenai alasan di balik perubahan ini, namun mereka mengonfirmasi bahwa Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sedang melakukan proses peradilan independen terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan beberapa pemain Indonesia.
Pernyataan PBSI tentang Proses Peradilan
“Keputusan ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk memastikan bahwa semua proses administratif dan partisipasi atlet dalam turnamen internasional dilakukan sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku,” ungkap Ricky Soebagdja. Ia juga menambahkan, “Secara terpisah, PBSI mengetahui bahwa Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) saat ini sedang melakukan proses peradilan independen terkait dugaan pelanggaran integritas yang melibatkan beberapa pemain Indonesia.”
PBSI menegaskan bahwa mereka menghormati dan mendukung sepenuhnya mekanisme yang diterapkan oleh BWF dalam menjaga integritas bulu tangkis, serta menghormati independensi proses yang sedang berlangsung. Asosiasi ini juga mengingatkan agar tidak memberikan komentar lebih lanjut selama proses masih berlangsung dan meminta semua pihak untuk menahan diri dari spekulasi hingga Panel Pendengaran Independen BWF mengeluarkan keputusan.
Penarikan Diri dari Kejuaraan Dunia
Adnan dan Indah mengundurkan diri dari Kejuaraan Dunia pada tanggal 13 Juli, sementara Jafar dan Felisha mengikuti langkah serupa pada 29 Juli. Meski terdapat beberapa pengunduran diri, Indonesia tetap akan diwakili oleh dua pasangan ganda campuran di BWF Kejuaraan Dunia 2026, yang dipimpin oleh Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah, sementara Rehan Kusharjanto dan Gloria Widjaja dipromosikan dari daftar cadangan.