Tim bulu tangkis putri China kembali menunjukkan keunggulannya di nomor beregu dengan menaklukkan Jepang 3-0, meraih medali emas Asian Games yang diadakan di Gimnasium Kota Ichinomiya pada hari Kamis, 24 September. Dipimpin oleh Wang Zhiyi, yang merupakan pemain peringkat 2 dunia, tim ini berhasil mengangkat trofi beregu putri Asian Games untuk yang ke-11 kalinya, setelah terakhir kali meraih kemenangan pada Asian Games Incheon 2014. Sebelumnya, Jepang dan Korea Selatan masing-masing memenangkan dua edisi terakhir pada tahun 2018 dan 2022.
Pertandingan yang Menegangkan
Wang Zhiyi, yang berusia 26 tahun dan baru saja meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia di New Delhi, menunjukkan kemampuannya sebagai pemain tunggal nomor satu Tiongkok dengan mengalahkan Akane Yamaguchi dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 20 menit dengan skor 14-21, 21-19, 21-17. Selanjutnya, pasangan ganda putri China, Liu Shengshu dan Tan Ning, yang merupakan peringkat 1 dunia, juga berjuang keras selama 71 menit untuk mengalahkan Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto dengan skor 21-16, 25-23.
Kemenangan yang Membanggakan
Chen Yufei, dalam pertandingan tunggal kedua, tidak memerlukan waktu lama untuk mengamankan poin kemenangan bagi timnya, dengan meraih kemenangan meyakinkan 21-10, 21-11 atas Tomoka Miyazaki dalam waktu 43 menit. Kemenangan tersebut disambut dengan sorakan gembira dari seluruh tim. "Saya sangat bahagia. Kami membuat terobosan di nomor beregu putri. Kami juga merebut kembali gelar beregu putri setelah bertahun-tahun," ungkap Yufei. Ia juga menekankan bahwa tujuan utama mereka adalah merebut gelar tim putri, dan merasa semua anggota tim telah melakukan pekerjaan yang luar biasa.
Yufei memberikan penghormatan kepada rekan-rekan setimnya, terutama kepada Wang Zhiyi, yang ia anggap telah memberikan awal yang baik dalam pertandingan. "Saya rasa bermain sebagai pemain tunggal pertama, memenangkan pertandingan itu benar-benar tidak mudah, dan dia memberi kami awal yang bagus," tambahnya.