Tuesday, 08 September 2026
Pendidikan

Delegasi Magister Linguistik FIB Undip Berpartisipasi dalam Simposium Penelitian Korpus Malaysia 2026

Delegasi dari Program Magister Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro berpartisipasi dalam Simposium Penelitian Korpus Malaysia 2026 yang diadakan di Universiti Malaya, Kuala Lumpur. A...

M
Made Wirawan
08 September 2026 9 pembaca
Delegasi Magister Linguistik FIB Undip Berpartisipasi dalam Simposium Penelitian Korpus Malaysia 2026
Sumber gambar: zcampus.indozone.id

Delegasi Program Magister Linguistik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip) mengikuti Simposium Penelitian Korpus Malaysia 2026 yang diselenggarakan di Universiti Malaya, Kuala Lumpur. Acara ini berlangsung pada tanggal 12 hingga 13 September 2023, di mana para peserta dari berbagai negara berkumpul untuk berbagi pengetahuan dan penelitian terbaru di bidang linguistik.

Tujuan dan Manfaat Simposium

Simposium ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara akademisi dan peneliti dalam bidang linguistik, khususnya yang berkaitan dengan penelitian korpus. Selain itu, acara ini juga menjadi platform untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru serta mendiskusikan berbagai isu terkini dalam linguistik. Peserta diharapkan dapat memperluas jaringan profesional dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap penelitian korpus.

Partisipasi Delegasi Undip

Delegasi Undip membawa sejumlah makalah penelitian yang berfokus pada analisis korpus bahasa Indonesia. Dengan berpartisipasi dalam simposium ini, para mahasiswa dan dosen berharap dapat mendapatkan wawasan baru serta masukan dari para ahli di bidangnya. Selain itu, keikutsertaan ini juga merupakan langkah strategis bagi Undip untuk meningkatkan reputasi di kancah internasional dalam bidang linguistik.

Melalui acara ini, diharapkan para peserta dapat saling bertukar ide dan pengalaman yang dapat bermanfaat bagi pengembangan penelitian di masa mendatang. Simposium ini juga menjadi kesempatan bagi delegasi Undip untuk menunjukkan kontribusi mereka dalam pengembangan ilmu linguistik di tingkat global.

// Artikel Terkait