🔴 Breaking
Peristiwa

Banjir Melanda Jakarta, 55 RT dan 3 Ruas Jalan Terendam Air

Hujan deras yang mengguyur Jakarta menyebabkan banjir di beberapa lokasi, dengan 55 RT dan 3 ruas jalan terendam. BPBD DKI Jakarta sedang melakukan penanganan terhadap genangan air.

Putri Ayunda Lestari

Penulis

04 May 2026
9 kali dibaca
Banjir Melanda Jakarta, 55 RT dan 3 Ruas Jalan Terendam Air
Ilustrasi banjir. (Foto: Ilustrasi banjir)

Jakarta mengalami banjir di sejumlah lokasi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa sebanyak 55 RT dan 3 ruas jalan terendam air. Kejadian ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan luapan dari beberapa sungai.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan, menjelaskan bahwa genangan air terjadi karena tingginya curah hujan serta luapan dari Kali Krukut dan Kali Grogol Mampang. "Saat ini masih dalam proses penanganan oleh petugas di lapangan," ungkap Yohan dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Senin (4/5/2026).

Data yang dirilis BPBD DKI per pukul 19.00 WIB menunjukkan bahwa Jakarta Selatan menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan 51 RT terendam, di antaranya di Kelurahan Cilandak Timur, Cilandak Barat, Lebak Bulus, Petogogogan, Pela Mampang, dan Bangka. Sementara itu, Jakarta Barat mencatat 4 RT terendam, terutama di Kelurahan Sukabumi Selatan dan Utara. Ketinggian genangan air berkisar antara 30 hingga 120 cm.

Jalan yang terendam air meliputi Jl. Swadarma di Kelurahan Ulujami, Jl. Ciledug Raya di Kelurahan Cipulir, dan Jl. Kartika di Meruya Utara. BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk menangani genangan tersebut, termasuk melakukan penyedotan air dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik.

Yohan menambahkan bahwa BPBD berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Gulkarmat untuk mengatasi situasi ini. Mereka juga memastikan kebutuhan dasar warga yang terdampak dapat terpenuhi. BPBD menargetkan agar genangan air dapat segera surut, dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan genangan atau banjir susulan.

Dalam keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan 112 yang beroperasi 24 jam secara gratis untuk mendapatkan bantuan.

Artikel Terkait