Pada tanggal 23 waktu Korea, An Se Young berhasil meraih kemenangan di final tunggal putri Kejuaraan Dunia Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) 2026 yang berlangsung di New Delhi, India. Ia mengalahkan Akane Yamaguchi dari Jepang, yang merupakan pemain peringkat dua dunia, dalam waktu 49 menit dengan skor 2-0 (21-17, 21-14). Kemenangan ini menjadikan An Se Young sebagai pemain Korea pertama yang meraih gelar tunggal putri di Kejuaraan Dunia, setelah sebelumnya ia juga menjadi juara di Kopenhagen pada tahun 2023.
Menuju Double Grand Slam
Dengan keberhasilan meraih gelar Kejuaraan Dunia, An Se Young kini menargetkan pencapaian yang belum pernah diraih oleh pemain lain sebelumnya. Ia berambisi untuk mengamankan tempat di Asian Games, Kejuaraan Asia, dan Olimpiade Los Angeles 2028, yang jika berhasil, akan membuatnya menyelesaikan Double Grand Slam, sebuah prestasi langka dalam sejarah bulu tangkis tunggal putri. Saat ini, karier An Se Young sudah berada pada level yang bersejarah dengan berbagai gelar yang telah diraihnya.
Di Asian Games Hangzhou 2022, An Se Young juga berhasil meraih medali emas di nomor tunggal putri dengan mengalahkan Chen Yufei di Tiongkok. Ia kemudian melanjutkan kesuksesannya dengan meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024 dan menyelesaikan Grand Slam pertamanya dengan kemenangan di Kejuaraan Asia pada bulan April lalu. Saat ini, hanya An Se Young dan Carolina Marin dari Spanyol yang telah mencapai Grand Slam dalam kategori tunggal putri.
Peluang Menjadi Satu-Satunya Kandidat
Setelah Carolina Marin mengumumkan pensiun pada paruh pertama tahun ini dan mundur dari kompetisi, An Se Young kini menjadi satu-satunya kandidat yang tersisa untuk meraih Grand Slam. Kemenangan terbarunya di Kejuaraan Dunia menunjukkan bahwa ia telah mengambil langkah signifikan menuju Grand Slam kedua dalam kariernya. Jika ia berhasil meraih medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya bulan September mendatang, serta menaklukkan Kejuaraan Asia tahun depan dan Olimpiade 2028, An Se Young akan mencatatkan sejarah dengan "Double Grand Slam" yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Memenangkan setiap turnamen adalah impian seumur hidup bagi atlet kelas dunia, dan An Se Young telah berhasil meraihnya sekali. Kini, ia menghadapi tantangan untuk mencapainya kembali.