Pemain bulu tangkis wanita terkemuka dari Korea Selatan, An Se Young (Samsung Life, Peringkat 1 Dunia), mendapatkan undian yang cukup sulit menjelang turnamen pertama di paruh kedua musim ini. Ia akan berhadapan dengan sejumlah lawan tangguh dari Tiongkok dan Jepang. Di babak semifinal, An kemungkinan besar akan bertemu dengan Chen Yufei (Tiongkok, peringkat 4 Dunia), yang telah menunjukkan performa yang sangat baik saat bertanding melawan dirinya.
An Se Young akan berpartisipasi dalam BWF World Tour Japan Open 2026 (Super 750) yang dijadwalkan berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium mulai tanggal 14. Japan Open 2026 merupakan salah satu dari enam turnamen Super 750 yang diadakan tahun ini, bersamaan dengan India Open, Singapore Open, China Masters, Denmark Open, dan France Open. Sesuai dengan regulasi BWF, semua pemain dengan peringkat 1 hingga 15 dunia diwajibkan untuk mengikuti kompetisi tunggal, selama mereka tidak mengalami cedera. Ini adalah turnamen di mana para atlet papan atas akan berjuang keras untuk meraih kemenangan.
Target Kemenangan Beruntun
An Se Young berambisi untuk mencatatkan 'kemenangan beruntun' di dua turnamen, dimulai dari Japan Open dan dilanjutkan ke China Open (Super 1000) yang akan digelar di Changzhou, China, mulai tanggal 21. Ia berhasil meraih gelar juara di Japan Open pada tahun 2023. Meskipun absen pada musim 2024 karena cedera, ia berhasil merebut kembali gelar tersebut tahun lalu dengan mengalahkan Riko Gunji (Jepang, peringkat 18 dunia) dan Wang Zhiyi (China, peringkat 2 dunia) di semifinal dan final.
Sejak 91 minggu berturut-turut, An Se Young telah memegang posisi sebagai peringkat 1 dunia dan kali ini juga menjadi unggulan teratas di Japan Open. Sebagai pemain nomor satu, ia diharapkan untuk memenangkan setiap pertandingan, namun undiannya kali ini tidak terlalu menguntungkan. Hal ini disebabkan kemungkinan besar ia akan bertemu dengan pemain-pemain dari Tiongkok dan Jepang yang berusaha merebut posisinya di nomor tunggal putri sepanjang turnamen.
Rintangan di Babak Awal
Menurut undian tunggal putri Japan Open yang dirilis oleh BWF pada tanggal 7, An Se Young akan memulai pertandingan pertamanya melawan pemain Jepang, Hana Akachi, yang saat ini menduduki peringkat 22 dunia dan pernah meraih peringkat ketiga di Thailand Open (Super 500) pada bulan Mei lalu. Jika ia berhasil melaju ke Babak 16 Besar, An akan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara Han Chenxi (peringkat 33 dunia), yang baru saja meraih kemenangan di German Open (Super 300) Februari lalu, dan Nozomi Okuhara (peringkat 11 dunia), peraih medali perunggu Olimpiade Rio 2016. Babak perempat final diperkirakan akan menjadi tantangan berat terlepas dari siapa lawannya, mengingat ia mungkin harus menghadapi Han Yue (Tiongkok, peringkat 5 dunia), Tomoka Miyazaki (Jepang, peringkat 9 dunia), atau Pusarla Sindhu (peringkat 10 dunia), yang merupakan peraih dua medali Olimpiade.
Dengan situasi ini, bisa dikatakan bahwa An Se Young mendapatkan undian yang cukup sulit untuk mencapai babak perempat final. Sementara itu, Chen Yufei, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, kemungkinan akan menjadi lawan An di semifinal. Jalan menuju semifinal bagi Chen Yufei tampaknya lebih mudah dibandingkan dengan yang harus dilalui An Se Young, sehingga ada kemungkinan besar mereka akan bersaing untuk memperebutkan tempat di final tanpa banyak perlawanan.