Amalia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, pasangan ganda putri asal Indonesia, berhasil meraih gelar juara di turnamen Hylo Open 2026 yang merupakan bagian dari BWF World Tour Super 500. Dalam pertandingan final yang berlangsung di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman, pada Senin (2/11) dinihari WIB, mereka menundukkan pasangan unggulan pertama dari Taiwan, Hsu Yin Hui dan Lin Jhih Yun, dengan skor 21-18 dan 21-19.
Amalia dan Fadia, yang menempati unggulan kelima, menunjukkan performa yang solid dan mampu mengatasi tekanan dalam pertandingan yang berlangsung ketat. "Perasaannya sangat senang dan bersyukur bisa upgrade gelar sama Fadia. Permainan tadi cukup ketat, dari awal sampai game poin, tapi kami mencoba untuk tetap tenang, fokus, dan tidak terburu-buru," ungkap Tiwi, sapaan akrab Amalia, seperti yang dilaporkan oleh tim Humas dan Media PP PBSI.
Strategi dan Dukungan Pelatih
Tiwi juga menambahkan bahwa pelatih Karel banyak memberikan arahan untuk lebih berani dan saling mendukung satu sama lain. "Coach Karel banyak mengingatkan untuk lebih berani, saling menutup satu sama lain, nekat, dan memaksa karena ini match terakhir," jelasnya. Ia mengungkapkan bahwa gelar ini sangat berarti baginya dan Fadia sebagai modal untuk melangkah lebih jauh di kompetisi mendatang. "Gelar ini dipersembahkan untuk Coach Karel, Coach Nitya, Coach Kelana, tim ganda putri Indonesia, keluarga, dan pasangan saya yang selalu mendukung saya bagaimanapun keadaan saya, tidak lupa seluruh rakyat Indonesia yang selalu percaya dan mendukung kami," tutup Tiwi.
Rangkuman Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan baik bagi Amalia dan Fadia yang langsung unggul 4-1 di awal game pertama. Namun, pasangan Taiwan mampu menyamakan kedudukan menjadi 6-6 dan kemudian berbalik unggul 6-8 sebelum menutup interval dengan keunggulan 8-11. Setelah jeda, Amalia dan Fadia berhasil mencetak enam poin berturut-turut untuk memimpin 15-12 dan terus mempertahankan keunggulan hingga menutup game pertama.
Di game kedua, Amalia dan Fadia sempat unggul 2-0, namun kembali tertinggal setelah pasangan Taiwan menyusul dengan lima poin berturut-turut. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 7-7, meskipun Hsu dan Lin kembali menjauh di interval dengan skor 9-11. Setelah jeda, Amalia dan Fadia tidak membiarkan pasangan Taiwan mendominasi permainan dan perlahan-lahan menyamakan kedudukan menjadi 15-15. Meski sempat tertinggal 16-18, Amalia dan Fadia berhasil meraih tiga poin berturut-turut untuk berbalik unggul 19-18 dan akhirnya menutup game kedua dengan skor 21-19, memastikan gelar Hylo Open 2026.