Kejuaraan Bulu Tangkis China Open 2026 yang berlangsung di Changzhou, Provinsi Jiangsu, telah mencapai puncaknya dengan pertandingan final tunggal putri. Dalam laga yang mempertemukan dua pemain papan atas, Chen Yufei dari Tiongkok bertanding melawan Akane Yamaguchi dari Jepang. Pertandingan berlangsung ketat, namun kesalahan yang dilakukan Chen Yufei pada momen-momen krusial memberikan keuntungan bagi Yamaguchi, yang akhirnya meraih kemenangan dengan skor 2-0 dan membawa pulang trofi juara.
Rekor Pertemuan dan Latar Belakang Pemain
Kedua pemain merupakan yang teratas dalam kategori tunggal putri, dengan Chen Yufei dan Akane Yamaguchi menempati peringkat ke-4 dan ke-3 dunia. Chen Yufei, yang merupakan pemain unggulan Tiongkok, sebelumnya telah meraih gelar di Indonesia Masters, sementara Akane Yamaguchi, pemain terbaik Jepang, memenangkan Thailand Open dan Australian Open. Dalam 37 pertemuan sebelumnya, Chen Yufei memiliki catatan yang kurang baik dengan 14 kemenangan dan 23 kekalahan. Pertandingan terakhir mereka terjadi di final Thailand Open, di mana Yamaguchi menang dalam waktu 39 menit.
Jalannya Pertandingan Final
Setelah pertandingan final dimulai, Chen Yufei menunjukkan permainan yang agresif dan cepat. Ia mampu bersaing dengan ritme permainan Yamaguchi dan mencetak sejumlah poin berkualitas tinggi, yang membantunya meraih keunggulan awal 5-2. Meskipun Yamaguchi berusaha mengejar dan beberapa kali memperkecil selisih menjadi satu poin, Chen Yufei berhasil memasuki jeda dengan keunggulan 11-9.
Di set kedua, Yamaguchi mulai menggunakan strategi drop shot yang efektif, memaksa Chen Yufei untuk melakukan pengembalian tinggi. Hal ini menyebabkan Chen Yufei melakukan kesalahan, dan Yamaguchi pun berbalik unggul 14-12. Meskipun Chen Yufei berusaha menyamakan kedudukan menjadi 18-18, ia kembali melakukan kesalahan yang menguntungkan Yamaguchi, yang berhasil merebut game pertama dengan skor 21-18.
Memasuki game kedua, Yamaguchi melanjutkan permainan ofensifnya dan segera memimpin 3-1. Chen Yufei sempat membalikkan keadaan menjadi 6-4, namun Yamaguchi kembali mengambil alih kendali permainan. Setelah memimpin 11-8 di babak pertama game kedua, Yamaguchi semakin memperlebar jarak menjadi 14-10. Chen Yufei, yang berusaha memperkecil selisih, menggunakan teknik drop shot, tetapi Yamaguchi kembali menunjukkan kekuatannya dan menutup pertandingan dengan skor 21-16, memastikan kemenangan dan gelar juara di China Open 2026.